• header
  • sman gnk
  • Milad2
  • Wahidin Halim
  • Milad7
  • Sanitasi Sekolah 202
  • PAWAI KARNAVAL MILAD
  • Taman Sekolah 2020
  • OVJ
  • Paturay Tineung
  • Perpisahan2
  • UPacara MOP
  • 3M
  • Pakai Masker
  • Visitasi Daring 2022
  • Visitasi Daring 2022
  • Poco-poco
  • PPDB 2022/2023
  • Kegiatan ANBK 2022
  • Ruang Lobby
  • Foto Ruang Lobby
  • Komunitas Belajar
  • Kombel Ngopi Susu

Selamat Datang di Website SMA NEGERI 1 GUNUNGKENCANA | Terima Kasih Atas Kunjungannya.

Pencarian

Kontak Kami


SMA NEGERI 1 GUNUNG KENCANA

NPSN : 20601878

Jl.Raya Gunungkencana - Cijaku Km.3 Kec. Gunungkencana Kab.Lebak 42354


[email protected]

TLP : 02525553885


          

Banner

Statistik


Total Hits : 556020
Pengunjung : 289030
Hari ini : 109
Hits hari ini : 218
Member Online : 11
IP : 216.73.217.46
Proxy : -
Browser : Gecko Mozilla

Login Member

Username:
Password :

Status Member

  • Ari Listyaningsih, S.Pd.I (Guru)
    2019-08-19 22:09:28

    Ass...Diberitahukan Kepada alumni SMAN 1 Gunungkencana Tahun 2019 ditunggu di sekolah pada hari Selasa, 20 Agustus 2019 pukul 09.00 WIB un...
  • Dadang Suryaman, S.Pd, M.MPd (Guru)
    2019-08-11 19:52:03

    Bagi yang sudah login silahkan untuk update
  • Dadang Suryaman, S.Pd, M.MPd (Guru)
    2019-07-30 22:44:29

    3|8

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Rapat Koordinasi Nasional Jaringan Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan Tahun 2009




Jaringan penelitian dan pengembangan (Jarlitbang) pendidikan merupakan wahana kerjasama lintas sektoral antara Pemerintah Pusat (Depdiknas) dan Pemerintah Daerah (Balitbangda/Bappeda, Dinas Pendidikan Propinsi/Kabupaten/Kota) dalam kegiatan penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan. 


Jarlitbang pada awalnya dikembangkan oleh Pusat Penelitian Kebijakan dan Inovasi Balitbang Depdiknas dengan sebutan jaringan penelitian (Jarlit). Setelah otonomi daerah dan adanya kepentingan bersama dalam mensinkronkan kebijakan pendidikan pusat dan daerah, pada tahun 2006 berkembang menjadi Jaringan Penelitian dan Pengembangan (Jarlitbang)

yang melibatkan Sekretariat dan seluruh pusat di lingkungan Balitbang Depdiknas, yaitu: Pusat Penelitian Kebijakan dan Inovasi Pendidikan (Puslitjaknov), Pusat Statistik Pendidikan (PSP), Pusat Kurikulum (Puskur), dan Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik).


Melalui Jarlitbang diharapkan dapat membantu pimpinan daerah dalam merencanakan dan melaksanakan serta memecahkan masalah-masalah kebijakan pendidikan di daerahnya. Hal ini sejalan dengan tuntutan dan kewenangan pemerintah daerah di era otonomi daerah. Oleh karena itu, keberadaaan Jarlitbang Pendidikan sangat diperlukan dalam upaya mensinkronkan berbagai kebijakan pendidikan nasional dan membantu memecahkan berbagai permasalahan pendidikan (melalui penelitian,

pendataan/statistik persekolahan, kurikulum, dan penilaian pendidikan).


Sejalan dengan itu, Balitbang Depdiknas merasa perlu melakukan sinkronisasi kebijakan pendidikan nasional di berbagai jenis dan jenjang pendidikan dengan pemerintah daerah agar terjadi sinergi penyelenggaraan kebijakan pendidikan antarpusat dan antardaerah. Hal ini perlu dilakukan secara sinergi mengingat institusi penelitian dan pengembangan bidang pendidikan (penelitian kebijakan, pendataan, kurikulum, penilaian dan akreditasi sekolah/madrasah) di pusat dan daerah telah terjadi jalinan kerjasama di bidang masing-masing.


Selain dari pada itu, Balitbang yang berperan memfasilitasi Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Tinggi (BAN PT), Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN S/M) dan Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Non Formal (BAN PNF) perlu memberikan informasi dan dukungan agar pelaksanaan standar nasional pendidikan, akreditasi sekolah/madrasah, akreditasi pendidikan non formal, dan akreditasi perguruan tinggi berjalan secara optimal.


Di samping itu, untuk mewujudkan layanan pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat diperlukan komitmen seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) pendidikan. Dalam kerangka mewujudkan komitmen seluruh pihak terkait dan sesuai dengan fungsi strategis Bappeda, Balitbangda, Dinas Pendidikan, dan LPMP dalam penetapan kebijakan daerah, maka instansi tersebut diharapkan mengkoordinasikan penelitian kebijakan, pendataan, kurikulum, penilaian dan akreditasi sekolah/madrasah di tingkat kabupaten/kota dan provinsi.


Dalam rangka mengkoordinasikan dan menyinkronkan seluruh proses pembangunan pendidikan dirasakan perlu melakukan koordinasi melalui Rapat Koordinasi Nasional dengan tema: ”Peningkatan peran Jaringan Penelitian dan Pengembangan Dalam Rangka Penuntasan Target Pembangunan Pendidikan Tahun 2009”.


Kegiatan Rakornas Jarlitbang Pendidikan dilaksanakan selamat 3 (tiga) hari, pada hari Selasa sampai dengan Kamis, tanggal 26-28 Mei 2009, yang diselenggarakan di Hotel Patrajasa Semarang, Jawa Tengah.


Peserta yang diundang adalah anggota Jaringan Penelitian dan Pengembangan (Jarlitbang) yang dinilai aktif dalam waktu tiga tahun terakhir, dan seluruh Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) yang berjumlah sekitar 220 orang, yang terdiri dari:


1. Ketua Balitbangda/Bappeda Propinsi

2. Ketua Balitbangda/Bappeda Kabupaten/Kota

3. Kepala Dinas Pendidikan Propinsi/Kabupaten/Kota

4. Ketua LPMP seluruh Indonesia


Panitia Penyelenggara Rakornas Jarlitbang Pendidikan Tahun 2009 dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Pendidikan Nasional Nomor 000/G/Kep/PG/2009 tanggal 1 April 2009.


Apabila peserta Rakornas Jarlitbang memerlukan informasi atau bantuan berkaitan dengan penyelenggaraan Rakornas Jarlitbang dapat menghubungi:


Sekretariat Balitbang Depdiknas

Gedung E Lantai 2

Jalan Jenderal Sudirman, Senayan - Jakarta

Telpon : 021-57900405, 5733129, 5737102

Fax: 021-5721245, 5721244

SMS : 0811-9999-80

Email : [email protected]


Penyelenggaraan Rapat Koordinasi Nasional Jaringan Penelitian Pendidikan Tahun 2009 merupakan kerjasama antara Balitbang Depdiknas Jakarta, Balitbang Propinsi Jawa Tengah dan Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Tengah.


Sumber: Balitbang Depdiknas



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :





   Kembali ke Atas